_______________________________________________________________________________________________________________________

 

Company Profile
Data dapat memiliki nilai sejarah, ekonomis, politis maupun bersifat rahasia. Karena itu kepemilikannya harus dijaga. Data bisa berupa laporan keuangan, nasabah bank/asuransi, kartu kredit, rancangan produk baru, dokumen rahasia organisasi, dll. Data-data tersebut rentan terhadap gangguan keamanan, antara lain karena sistem dirancang untuk bersifat terbuka (misalnya : internet), aspek keamanan belum banyak dimengerti, menempatkan keamanan system pada prioritas rendah serta ketrampilan (skill) pengamanan kurang. Sejauh ini kerusakan harddisk masih merupakan faktor klasik yang menyebabkan data tidak bisa diakses/rusak. Penyebabnya kerusakan harddisk antara lain listrik tidak stabil, kurang pendingin, mematikan komputer tidak sesuai prosedur, sering melakukan install/uninstall software termasuk operating system. Datamagic perusahaan yang khusus bergerak di bidang recovery data hadir untuk membantu klien dalam menangani kerusakan data digital. Mengawali bisnisnya tahun 1998 dengan melakukan pemulihan file-file office pada komputer dekstop. Tahun 2000 kami berhasil me-recovery data berupa file video, gambar dan suara dari laptop. Saat ini Perseroan telah menjadikan recovery data sebagai bisnis utama, meliputi : 1. Harddisk Recovery
Recovery data dari harddisk (internal & eksternal) dari berbagai jenis, merek, ukuran, kapasitas, file sistem dan platform system operasi (OS) dari kerusakan secara digital, kerusakan secara fisik maupun gabungan dari keduanya. 2. Raid Recovery
Recovery data dari harddisk yang di konfigurasi secara RAID. RAID merupakan gabungan dari beberapa harddisk sebagai satu kesatuan yang umumnya diterapkan pada server dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja dan toleransi kesalahan. Namun demikian jajaran server RAID juga bisa mengalami kegagalan yang bisa disebabkan karena kegagalan perangkat keras, kegagalan perangkat lunak, kegagalan aplikasi maupun kesalahan faktor manusia. 3. Flashdisk Recovery
Recovery data (text, gambar, suara dan video) dari perangkat berbasis NAND (USB flash drives, SD, MS, xD, MMC, CF, Voice Recorder, iPhone, dll) dari berbagai interface (SATA, PATA, mSATA dan M.2/GNFF) dari berbagai vendor ( A Data, Intel, Samsung, Seagate, Kingstone, Plextor, Mikron, Corsair, RunCore, dll). 4. VMWare Recovery
Virtualisasi menawarkan sejumlah keunggulan dalam hal strategi pemulihan bencana dan optimasi hardware, tetapi masih rentan terhadap kerugian yang disebabkan oleh sejumlah faktor internal dan eksternal. Menempatkan beberapa mesin pada infrastruktur virtual bukan pada setiap server menciptakan peningkatan resiko kehilangan data, karena beberap server mungkin crash bersama-sama pada waktu yang sama. 5. Database Recovery
Teknologi manajemen basis data yang saling terkait dan berorientasi objek merupakan dasar untuk sistem TI modern. Data-data penting suatu organisasi sering disimpan dalam SQL Server, Oracle, Sybase, Exchange Server, Access atau basis data lainnya di sebuah sever pada jaringan. Komponen media di database server mempunyai titik kegagalan yang sama seperti harddisk pada komputer pribadi. Namun sayangnya, semua perangkat itu dikonfigurasi terlalu umum hingga mengalami kerusakan di luar cakupan metode pemulihan rutin, kecuali didukung oleh rencana backup yang komprehensif dan telah teruji kehandalannya. 6. Android Recovery
Recovery data dari perangkat berbasis Android seperti smartphone, tablet, netbook, smartbook yang disebabkan oleh kerusakan hardware maupun software.